a Part of Me

Your awesome Tagline

0 notes

Bismillahirrahmanirrahim.. Dimulai hari ini! Semangatt hari pertama koass. Smoga diberi kemudahan dan kelancaran segalanya. Aamin (‾ʃƪ‾)

0 notes

Ada yang diam karena masih sabar, ada yang diam karena sudah tidak peduli. Hati-hati dengan diamnya :)
Karizunique

19 notes

Achmad Lutfi: sepuluh pangkat tiga

achmadlutfi:

Bukankah hidup ada perhentian
Tak Harus kencang terus berlari
(Padi - Sang Penghibur)

Didalam perjalanan, sesekali kita mesti berhenti sejenak. Istirahat. Memperhatikan dengan cermat perjalanan yang telah kita lalui. Merefleksikan apa-apa yang telah kita terima dan kita berikan.

Meluangkan waktu dari segala kesibukan dan rutinitas untuk mengukuhkan langkah kita berikutnya bukanlah tindakan sia-sia, namun justru itu merupakan bagian dari kesibukan itu sendiri agar tak salah melangkah pada episode berikutnya.

Karenanya, menilai serta menimbang kerja dan kata adalah perlu.

Begitupula ucapan dan sikap berterimakasih pada banyak orang yang pernah kita temui. Pada banyak orang yang kini masih membersamai kita. Pada banyak orang yang telah mewarnai cerita hidup kita.

Seperti hari ini, pada postingan yang ke-1000 ini.

Kepada teman-teman sekalian, terimakasih. :)

(via avinaninasia)

0 notes

Maybe we never really know how good we have it until it’s gone” -Megamind

1 note

Terlalu banyak berharap, terlalu banyak berekspektasi, terlalu banyak berpikir, terlalu lama menunggu, pada akhirnya kepastian itu belum tentu sesuai dengan yang diharapkan. Rasanyaaaaaa…….. :(

2 notes

Cerita Sebelum Tidur: Hijab dan Mukena

ceritasebelumtidur:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.. :)

Saya mau sharing hasil kontamplasi saya bulan April lalu. Ceritanya, saya ada acara mabit organisasi di Wisma Turki, Depok. Nah, saya pada waktu itu jarang sekali membawa mukena. Ya, dengan asumsi kalau sholat di mesjid/mushola pasti ada…

104 notes

Ikhlas itu sebuah rahasia yang amat dalam dan yang mengetahuinya hanya hati nurani dan Allah. Bahkan, menurut riwayat, setan dan malaikat pun tidak bisa mengetahuinya. Pernyataan bahwa “saya ikhlas” belum tentu mencerminkan kadar keikhlasannya.
Komaruddin Hidayat dalam Psikologi Beragama (via kuntawiaji)